
Makassar, 3 Mei 2025 — Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menerima kunjungan dari Pengurus Asrama/UKK Kepesantrenan dan Keasramaan Sekolah Tinggi Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar pada Sabtu, 5 Zulkaidah 1446 H bertepatan dengan 3 Mei 2025 M. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan studi banding dalam rangka menggali wawasan dan strategi terbaik dalam pengelolaan asrama mahasiswa.
Rombongan STIBA Makassar yang terdiri atas 13 orang pengurus dan 1 pembina asrama, yakni Ustaz Sirajuddin Syarif, S.Pd., Shu.H., M.H., disambut hangat oleh Pembina Asrama Ma’had Al-Birr, Ustaz Muzakkir Ahlisan, Lc., M.Pd., beserta jajaran pengurus.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan pemaparan sistem manajemen asrama Ma’had Al-Birr yang mencakup kebijakan asrama, metode pembinaan mahasiswa, hingga fasilitas penunjang pembelajaran dan pembentukan karakter.
Rombongan STIBA juga melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas serta aktivitas harian penghuni asrama. Kunjungan ini memberikan gambaran konkret tentang praktik-praktik baik yang telah dijalankan oleh Ma’had Al-Birr dan dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di lingkungan STIBA Makassar.
Diskusi terbuka pun menjadi bagian penting dari agenda, di mana kedua pihak berbagi tantangan serta solusi dalam pengelolaan asrama mahasiswa. Suasana penuh keakraban dan saling menghargai melahirkan berbagai ide segar serta semangat kolaboratif dalam membangun sistem kepesantrenan yang lebih unggul.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan. Dalam sambutan penutupnya, Ustaz Sirajuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar Ma’had Al-Birr. Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal dari hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan antara kedua lembaga.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga pendidikan Islam sangat mungkin terjalin dalam semangat ukhuwah, saling belajar, dan saling menguatkan menuju pembinaan mahasiswa yang berkualitas dan berdaya saing.